TERLALU PERCAYA DIRI AWAL MUSIBAH
I. Duka mendalam awal Mei 2012.
Tidak ada yang menyangka bahwa penerbangan sukhoi super jet 100 dari Halim Pedanakusumah itu akan berakhir dengan tragedy yang menggetirkan. Semuanya diawali dengan optimisme dan kebanggan sertaseperti tidak pernah aka nada resiko, sekarang hanya duka mendalam keluarga korban musibah yang nyata terasa dan terlihat. Semoga Yang Berpulang diampuni dan yang keluarga nya diberikan ketabahan dan kesabaran.
Saat ini berita kedukaan ini muncul terus dimedia televisi, dalam berbagai group diskusi bbm munculah beberapa ngawurisasi analisis yang belum tentu benar.
- Pesawat jatuh karena medan magnet yang sering dialami para pendaki sehingga menyasarkan kompas. Energy verteks yang ada di gunung Salak diindikasikan juga menjatuhkan beberapa pesawat sebelum ini.
- Pesawat jatuh karena konspirasi persaingan usaha sehingga berbagai spekulasi muncul sehingga ada yang menduga bahwa pesawat ke 6000 feet bukan diterbangkan pilot yang sesungguhnya maklum sambil terbang juga mantap kalau bisa nyobain pesawat canggih.
- Pesawat jatuh akibat ketidaksiagaan maklum pesawat canggih dikombinasi dengan pilot jagoan sehingga wajar jika anggap entang pesis modelnya tenggelamnya kapal Titanic.
- jatuhnya Sukhoi menjadi bagian dari bargaining supaya harganya jatuh sehingga jika dibeli akan dapatkan harga jatuh dan murah.
- Sedangkan pemuatan dimedia televise secara terus terusan adalah bagian dari usaha melupakan pada kasus kasus yang sebenarnya berpengaruh besar.termasuk soal soal yang sebaiknya dilupakan.
- Pilot melompat sebelum pesawat menabrak tebing buktinya ia dengan parasut di luar pesawatnya sehingga seperti melompat duluan.
- Pesawat skhoi jatuh akibat masalah teknis, Human error atau cuaca buruk?..
- Biadabnya ada juga yang sebarkan foto jenasah korban pesawat superjet 100 sukhoi ini padahal tidak benar menurut Basarnas.
Sebaiknya jangan dipikirkan mana yang bener nanti saja tunggu pihak yang berwenang hanya dari fakta ini saya ingin mengajak berpikir bahwa yang mungkin bisa tidak terjadi dan yang tidak mungkin ternyata terjadi begitu juga tetapi dari fakta ini jangan super optimis dan tidak waspada jika tidak ingin beduka.
II. Kasus Export barang tambang.
Sudah hampir seminggu barang tambang tidak diexport dari Indonesia niatnya sangat mulia supaya nilai tambah bisa didapatkan . prosedurnya sudah disampaikan tetapi ketentuan exportnya Menteri Keuangan, Agus Martowardojo
Jakarta, Seruu.com – Peraturan Menteri Keuangan yang nantinya akan mengatur besaran bea keluar 14 komoditas tambang, khususnya hasil mineral, diundur penerbitannya menjadi Minggu depan setelah sebelumnya dinyatakan akan terbit pada pekan ini.
Menteri Keuangan Agus Martowardojo mengungkapkan, hal tersebut karena ada perubahan ruang lingkup terkait barang tambang mineral yang nantinya akan dikenakan kebijakan ini. “Jadi, keluarnya minggu depan,” kata Agus di kantornya, Jakarta Jumat (11/5/2012).
Namun, ketika ditanya apakah ada kemungkinan bakal ada lebih dari 14 jenis mineral yang nantinya akan dikenakan kebijakan tersebut, Agus mengaku masih dirahasiakan. “Prinsipnya lingkupnya diperluas, jadi yang 14 mineral itu akan diperluas jenisnya, sehingga tujuan utama tetap dapat tercapai dan pelaksanaannya, pengawasannya dapat lebih mudah,” katanya.
Namun demikian dia memastikan, terkait dengan tarif yang akan dikenakan akan tetap 20 persen dan diberlakukan secara flat untuk semua semua komoditas. “Itu artinya yang kita betul-betul utamakan adalah yang mengekspor dalam bentuk raw ore. Itu kita mau mengatur dan menjaga proses nilai tambahnya agar bisa dilakukan di Indonesia,” katanya. [ms]
Seru juga Pemerintah Indonesia keluarkan peraturan sepotong sepotong dan seperti percaya diri sekali bahwa jutaan Ton mineral yang selama ini diexport akan tetap ditunggu pembelinya.?
Disisi lainnya apakah bukan tidak mungkin pembeli akan beralih ke Negara lainnya?..
III. Proses barang Tambang.
Bagus sekali jika barang tambang itu diproses sehingga menimbulkan nilai tambah yang luarbiasa sebagai gambaran nyata bahwa ispatindo sebuah pabrik di sidoarjo telah berhasil melahirkan laksmi mital yang super kaya diindia bahkan hampir melakukan akuisisi terhadap krakatu stell setelah sebelumnya berusaha mendapatkan doctor honoris causa di Universitas Indonesia.
Semangat menggunakan Smelter dan mempunyai dalam jumlah yang cukup bisa saja menarik tetapi bagaimana jika kebanyakan dan harga smelternya kemahalan serta ternyata jumlah potensi tambangnya tidak sebagaimana yang diharapkan, apakah bukan sebaliknya hanya akan merugikan semua pihak belum lagi rusaknya lingkungan akibat ketidak tahuan akan teknologie ini.
Apakah harus menggunakan teknologie tinggi dan mahal atau sebaliknya gunakan teknologie yang rendah saja?…Prof Bambang Suharno menyarankan bahwa semuanya harus digunakan bertahap sehingga Indonesia benaaar benar menguasainya. Apakah akan menggunakan energy listrik pada proses atau kokas pada proses pemurnian Nikel?…apakah akan menggunakan proses leaching untuk mineral tertentu dan proses lainnya . disisinlainnya energy juga listrik sangat diperlukan ? dengan pemahaman bahwa buat indstri ini tidak mudah dan padat modal maka usulannya adalah apakah Pemerintah akan membuat segera kawasan industri yang awalnya sebagai smelter center sekaligus menarik industri lainnya. Maksudnya, pemerintah bisa saja menyediakan kawasan industri berbasis kepada belebihnya energy yang tersedia atau kepada basis mineral yang berlebih sebagai pilihannya. Ini pilihan yang bisa dipertimbangkan.
Pada kenyataannya saat ini diindonesia itu ruwet dan banyak masalah yang tidak selesai pada tingkatan pemerintahan apakah di daerah tingkat 2, satu bahkan pemerintah pusat apakah soal tanah, dll. Dalam rangka mempercepat proses dan export ini jangan juga dianggap baru akan terjadi 2014, karena pada kenyataanya export harus terus berjalan walau sebaiknya segera sudah dalam bentuk yang diproses.
Sungguh tidak wajar jika Pemerintahan hanya sampai tataran hanya mengembangkan wacana bahkan proses yang sesungguhnya harus didorong supaya proses pengolahan mineral ini tidak diwujudkan.?///
IV. Dalam 2 minggu sejak 6 Mei harus bisa ekport lagi dan 3 bulan lagi smelter baru beroperasi
Sekarang sudah satu minggu berhenti, beberpa pengusaha berharap tanggal 11 mei sudah bisa export kembali karena tertunda sehari sampai berarti kena denda 200 juta rupiah belum lagi biaya molornya kapal?…begitu juga operasi harus dibayar walau ada juga kalau nggak nambang nggak dibayar.
Dalam seminggu bikin smelter sungguh tidak mungkin dan apakah walau tetap boleh nambang tetapi jika tidak ada yang beli lalu mau dijual kemana?…apakah juga sudah disediakan penampung barang tambang didalam negeri yang siap memproses walau tentunya harga jualnya bisa jadi tidak setinggi jika diexport bagaimana jika ini bagian menjatuhkan harga barang tambang, apakah tidak kasian kepada penambang?
Jangan lah membuat berita seakan mudah sehingga group a dan b membuat mou untuk sediakan listrik sekian megawatt sehingga pada tahun 2014 akan jadi smelter padahal ini belum tentu jadi juga maklum baru pada 2014, yang dibutuhkan adalah saat ini dan bertahap terus berkembang.
Negeri ini butuh langkah nyata dalam 3 bulan sudah ada percepatan proses dan sudah ada hasil prosesnya?…di jawa perlu ada 2 smelter misalnya pasir besi, disulawesi ada 3 smelter baru , sumatera 1 , Kalimantan 2 smelter misalnya. Tetapi hitngannya tentu bukan misalnya tetapi pasti berdsarkan bijih yang akan diproses dan yang paling penting adalah Pemerintah sanggup menyediakan infrastruktur dalam 3 bulan ini. Pemerintah jangan lah dikesankan hanya sebagai tukang catut atau pihak yang tidak kebagisn kue dar tambang sehngga ngawur membuat kebijakan.
Disisi lainnya jangan juga ngimpi akibat kesulitan ini maka nasionalisasi saja saham saham perusahaan asing yang ada diindonesia?…alasannya nilai terbesarnya adalah nilai bikunya adalah tambang milik bangsa Indonesia itu sendiri, amsa membeli milik sendiri. Yang perlu dinasionalisasi adalah kedaulatannya dan mengusahakan negeri ini segera mendapatkan tambahan penghasilan dalam waktu yang singkat.
Saat ini mumpung belum ada gejolak dan telah tiumbuhnya kesadaran bahwa meningkatkan nilai tambah itu baik maka sungguh tidak bermoral jika membuang buang waktu dan kesempatan supaya keputusan pemerintah ini berjalan bukannya malahan mengulur waktu apalagi tidak jelas menindaklanjutinya sehingga yang terjadi adalah ketidak percayaan dan konflik yang sebenarnya tidak perlu terjadi.
Silakan dorong segera karena ini saatnya membuat kawasan industri didaerah berbasiskan lumbung energy atau dimulai dengan kebijakan pembuat smelter untuk penolah mineral secara nasional, jangan lagi sia siakan kesempatan ini seperti :
- Terpuruknya nilai rupiah sehingga termasuk 10 mata uang paling lemah didunia.
- Di hukum IMF sehingga banyak asset penting Negara hilang terpaksa dijual
- Minyak Indonesia tidak dikuasai oleh bangsanya sendiri sehingga kesulitannya semakin terasa.
- MRT yang sudah jelas bermanfaat tidak dibuat juga.
- BLBI, Bank Bali dan Century uang menghilang tidak jelas
- UU dicurigai dibuat atas pesanan pihak berkepentingan.
Sejarah dan fakta fakta ini jangan sampai terulang lagi sungguh saat ini merupakan kesempatan emas supaya Indonesia mampu mewujudkan kesejahteraannya, sudah terlalu lama Indonesia hanya berada didepan gerbang kemerdekaannya. Sekali lagi diakhir minggu ini Pemerintah Indonesia jangan hanya terkesan hanya mengeluarkan kebijakan tetapi tanpa aksi persiapan dan tindakan yang nyata sehingga proses pengolahan mineral itu bisa diwujudkan segera dengan visi kedaulatan ditangan merah putih.
V. Penutup.
Pak tolonglah terima saya bekerja walau saya sudah jelas tidak memenuhi syarat yang ada tetapi saya akan bekerja bersungguh sungguh dan setia. Ucapan ini disampaikan seorang laki laki yang sebelumnya istrinya bekerja sebagai pengurus rumah tangga di luar negeri. Ia setiap mengajak istrinya berhubungan selalu ditolak pasca istrinya kembali dan sang istri ternyata lebih memilih memberikan hadiah kepada suaminya jika diajak berhubungan, ternyata alat vital sang istri sudah hancur berantakan tidak seperti ketika awal pergi ke negara tujuan.
Beberapa minggu lalu, pekerja Indonesia meninggal ditembak di negara tetangga ditembak. Sungguh menyedihkan akibat ingin merubah nasibnya sehingga pergi merantau tetapi malahan meninggal ditembak. Sedih sekali melihatnya dan merasakan dada ini sakit sekali karena negara lain juga punya kedaulatan sehingga kita tidak bisa main kirim tentara atau memaksakan kehendak kita begitu saja walaupun tidak boleh menerima begitu saja ini sangat menyakitkan dan tidak bisa dibiarkan begitu saja jika bekerja keluar negeri hanya untuk mendapat musibah saja.
Semakin hilang nya harapan dari jalur politik dan hukum jika diperhatikan lebih seurius tidak sesederhana bahwa para pelakunya bukan orang bermoral tetapi bisa jadi akibat sistim yang menjebak akibat dibuat oleh tuntutan kebutuhannya.
Diluar keserakahan yang memang sangat berbahaya dan berdasarkan ucapan yang saat ini sangat nyata buktinya ( mencari uang haram saja susah apalagi cari uang halal) saat ini sudah terbuktikan ratusan kepala daerah dan pejabat publik yang dijerat korupsi tetapi persoalannya tetap belum selesai.
Oleh karenanya sudah saatnya mewujudkan indonesia yang sejahtera ini dan kesempatan ini jangan lagi digadaikan atau luput akibat kepentingan sesaat dan nafsu syahwat akibat keserakahan.
Jakarta 12 Mei 2012.
Semoga bermanfaat.
Agus Muldya Natakusumah
IndoSolution.