TERLALU PERCAYA DIRI AWAL MUSIBAH

TERLALU PERCAYA DIRI AWAL MUSIBAH

 

I.                   Duka mendalam awal Mei 2012.

 

Tidak ada yang menyangka bahwa penerbangan sukhoi super jet 100 dari Halim Pedanakusumah itu akan berakhir dengan tragedy yang menggetirkan. Semuanya diawali dengan optimisme dan kebanggan sertaseperti tidak pernah aka nada resiko, sekarang hanya duka mendalam keluarga korban musibah yang nyata terasa dan terlihat. Semoga Yang Berpulang diampuni dan yang keluarga nya diberikan ketabahan dan kesabaran.

 

Saat ini berita kedukaan ini muncul terus dimedia televisi, dalam berbagai group diskusi bbm munculah beberapa ngawurisasi analisis yang belum tentu benar.

  1. Pesawat jatuh karena medan magnet yang sering dialami para pendaki sehingga menyasarkan kompas. Energy verteks yang ada di gunung Salak diindikasikan juga menjatuhkan beberapa pesawat sebelum ini.
  2. Pesawat jatuh karena konspirasi persaingan usaha sehingga berbagai spekulasi muncul sehingga ada yang menduga bahwa pesawat ke 6000 feet bukan diterbangkan pilot yang sesungguhnya maklum sambil terbang juga mantap kalau bisa nyobain pesawat canggih.
  3. Pesawat jatuh akibat ketidaksiagaan maklum pesawat canggih dikombinasi dengan pilot jagoan sehingga wajar jika anggap entang pesis modelnya tenggelamnya kapal Titanic.
  4. jatuhnya Sukhoi menjadi bagian dari bargaining supaya harganya jatuh sehingga jika dibeli akan dapatkan harga jatuh dan murah.
  5. Sedangkan pemuatan dimedia televise secara terus terusan adalah bagian dari usaha melupakan pada kasus kasus yang sebenarnya berpengaruh besar.termasuk soal soal yang sebaiknya dilupakan.
  6. Pilot melompat sebelum pesawat menabrak tebing buktinya ia dengan parasut di luar pesawatnya sehingga seperti melompat duluan.
  7. Pesawat skhoi jatuh akibat masalah teknis, Human error atau cuaca buruk?..
  8. Biadabnya ada juga yang sebarkan foto jenasah korban pesawat superjet 100 sukhoi ini padahal tidak benar menurut Basarnas.

 

Sebaiknya jangan dipikirkan mana yang bener nanti saja tunggu pihak yang berwenang hanya dari fakta ini saya ingin mengajak berpikir bahwa yang mungkin bisa tidak terjadi dan yang tidak mungkin ternyata terjadi begitu juga tetapi dari fakta ini jangan super optimis dan tidak waspada jika tidak ingin beduka.

 

II.  Kasus Export barang tambang.

 

Sudah hampir seminggu barang tambang tidak diexport dari Indonesia niatnya sangat mulia supaya nilai tambah bisa didapatkan . prosedurnya sudah disampaikan tetapi ketentuan exportnya Menteri Keuangan, Agus Martowardojo

Jakarta, Seruu.com – Peraturan Menteri Keuangan yang nantinya akan mengatur besaran bea keluar 14 komoditas tambang, khususnya hasil mineral, diundur penerbitannya menjadi Minggu depan setelah sebelumnya dinyatakan akan terbit pada pekan ini.

Menteri Keuangan Agus Martowardojo mengungkapkan, hal tersebut karena ada perubahan ruang lingkup terkait barang tambang mineral yang nantinya akan dikenakan kebijakan ini. “Jadi, keluarnya minggu depan,” kata Agus di kantornya, Jakarta Jumat (11/5/2012).

Namun, ketika ditanya apakah ada kemungkinan bakal ada lebih dari 14 jenis mineral yang nantinya akan dikenakan kebijakan tersebut, Agus mengaku masih dirahasiakan. “Prinsipnya lingkupnya diperluas, jadi yang 14 mineral itu akan diperluas jenisnya, sehingga tujuan utama tetap dapat tercapai dan pelaksanaannya, pengawasannya dapat lebih mudah,” katanya.

Namun demikian dia memastikan, terkait dengan tarif yang akan dikenakan akan tetap 20 persen dan diberlakukan secara flat untuk semua semua komoditas.  “Itu artinya yang kita betul-betul utamakan adalah yang mengekspor dalam bentuk raw ore. Itu kita mau mengatur dan menjaga proses nilai tambahnya agar bisa dilakukan di Indonesia,” katanya. [ms]

 

Seru juga Pemerintah Indonesia keluarkan peraturan sepotong sepotong dan seperti percaya diri sekali bahwa jutaan Ton mineral yang selama ini diexport akan tetap ditunggu pembelinya.?

 

Disisi lainnya apakah bukan tidak mungkin pembeli akan beralih ke Negara lainnya?..

 

III.             Proses barang Tambang.

 

Bagus sekali jika barang tambang itu diproses sehingga menimbulkan nilai tambah yang luarbiasa sebagai gambaran nyata bahwa ispatindo sebuah pabrik di sidoarjo telah berhasil melahirkan laksmi mital yang super kaya diindia bahkan hampir melakukan akuisisi terhadap krakatu stell setelah sebelumnya berusaha mendapatkan doctor honoris causa di Universitas Indonesia.

 

Semangat menggunakan Smelter dan mempunyai dalam jumlah yang cukup bisa saja menarik tetapi bagaimana jika kebanyakan dan harga smelternya kemahalan serta ternyata jumlah potensi tambangnya tidak sebagaimana yang diharapkan, apakah bukan sebaliknya hanya akan merugikan semua pihak belum lagi rusaknya lingkungan akibat ketidak tahuan akan teknologie ini.

 

Apakah harus menggunakan teknologie tinggi dan mahal atau sebaliknya gunakan teknologie yang rendah saja?…Prof Bambang Suharno menyarankan bahwa semuanya harus digunakan bertahap sehingga Indonesia benaaar benar menguasainya. Apakah akan menggunakan energy listrik pada proses atau kokas pada proses pemurnian Nikel?…apakah akan menggunakan proses leaching untuk mineral tertentu dan proses lainnya . disisinlainnya energy juga listrik sangat diperlukan ? dengan pemahaman bahwa buat indstri ini tidak mudah dan padat modal maka usulannya adalah apakah Pemerintah akan membuat segera kawasan industri yang awalnya sebagai smelter center sekaligus menarik industri lainnya. Maksudnya, pemerintah bisa saja menyediakan kawasan industri berbasis kepada belebihnya energy yang tersedia atau kepada basis mineral yang berlebih sebagai pilihannya. Ini pilihan yang bisa dipertimbangkan.

 

Pada kenyataannya saat ini diindonesia itu ruwet dan banyak masalah yang tidak selesai pada tingkatan pemerintahan apakah di daerah tingkat 2, satu bahkan pemerintah pusat apakah soal tanah, dll. Dalam rangka mempercepat proses dan export ini jangan juga dianggap baru akan terjadi 2014, karena pada kenyataanya export harus terus berjalan walau sebaiknya segera sudah dalam bentuk yang diproses.

 

Sungguh tidak wajar jika Pemerintahan hanya sampai tataran hanya mengembangkan wacana bahkan proses yang sesungguhnya harus didorong supaya proses pengolahan mineral ini tidak diwujudkan.?///

 

IV.             Dalam 2 minggu sejak 6 Mei harus bisa ekport lagi dan 3 bulan lagi smelter baru beroperasi

 

Sekarang sudah satu minggu berhenti, beberpa pengusaha berharap tanggal 11 mei sudah bisa export kembali karena tertunda sehari sampai berarti kena denda 200 juta rupiah belum lagi biaya molornya kapal?…begitu juga operasi harus dibayar walau ada juga kalau nggak nambang nggak dibayar.

 

Dalam seminggu bikin smelter sungguh tidak mungkin dan apakah walau tetap boleh nambang tetapi jika tidak ada yang beli lalu mau dijual kemana?…apakah juga sudah disediakan penampung barang tambang didalam negeri yang siap memproses walau tentunya harga jualnya bisa jadi tidak setinggi jika diexport bagaimana jika ini bagian menjatuhkan harga barang tambang, apakah tidak kasian kepada penambang?

 

Jangan lah membuat berita seakan mudah sehingga group a dan b membuat mou untuk sediakan listrik sekian megawatt sehingga pada tahun 2014 akan jadi smelter padahal ini belum tentu jadi juga maklum baru pada 2014, yang dibutuhkan adalah saat ini dan bertahap terus berkembang.

 

Negeri ini butuh langkah nyata dalam 3 bulan sudah ada percepatan proses dan sudah ada hasil prosesnya?…di jawa perlu ada 2 smelter misalnya pasir besi, disulawesi ada 3 smelter baru , sumatera 1 , Kalimantan 2 smelter misalnya. Tetapi hitngannya tentu bukan misalnya tetapi pasti berdsarkan bijih yang akan diproses dan yang paling penting adalah Pemerintah sanggup menyediakan infrastruktur dalam 3 bulan ini. Pemerintah jangan lah dikesankan hanya sebagai tukang catut atau pihak yang tidak kebagisn kue dar tambang sehngga ngawur membuat kebijakan.

 

Disisi lainnya jangan juga ngimpi akibat kesulitan ini maka nasionalisasi saja saham saham perusahaan asing yang ada diindonesia?…alasannya nilai terbesarnya adalah nilai bikunya adalah tambang milik bangsa Indonesia itu sendiri, amsa membeli milik sendiri. Yang perlu dinasionalisasi adalah kedaulatannya dan mengusahakan negeri ini segera mendapatkan tambahan penghasilan dalam waktu yang singkat.

 

Saat ini mumpung belum ada gejolak dan telah tiumbuhnya kesadaran bahwa meningkatkan nilai tambah itu baik maka sungguh tidak bermoral jika membuang buang waktu dan kesempatan supaya keputusan pemerintah ini berjalan bukannya malahan mengulur waktu apalagi tidak jelas menindaklanjutinya sehingga yang terjadi adalah ketidak percayaan dan konflik yang sebenarnya tidak perlu terjadi.

 

Silakan dorong segera karena ini saatnya membuat kawasan industri didaerah berbasiskan lumbung energy atau dimulai dengan kebijakan pembuat smelter untuk penolah mineral secara nasional, jangan lagi sia siakan kesempatan ini seperti :

  • Terpuruknya nilai rupiah sehingga termasuk 10  mata uang paling lemah didunia.
  • Di hukum IMF sehingga banyak asset penting Negara hilang terpaksa dijual
  • Minyak Indonesia tidak dikuasai oleh bangsanya sendiri sehingga kesulitannya semakin terasa.
  • MRT yang sudah jelas bermanfaat tidak dibuat juga.
  • BLBI, Bank Bali dan Century uang menghilang tidak jelas
  • UU dicurigai dibuat atas pesanan pihak berkepentingan.

 

Sejarah dan fakta fakta ini jangan sampai terulang lagi sungguh saat ini merupakan kesempatan emas supaya Indonesia mampu mewujudkan kesejahteraannya, sudah terlalu lama Indonesia hanya berada didepan gerbang kemerdekaannya. Sekali lagi diakhir minggu ini Pemerintah Indonesia jangan hanya terkesan hanya mengeluarkan kebijakan tetapi tanpa aksi persiapan dan tindakan yang nyata sehingga proses pengolahan mineral itu bisa diwujudkan segera dengan visi kedaulatan ditangan merah putih.

 

V.                Penutup.

 

Pak tolonglah terima saya bekerja walau saya sudah jelas tidak memenuhi syarat yang ada tetapi saya akan bekerja bersungguh sungguh dan setia. Ucapan ini disampaikan seorang laki laki yang sebelumnya istrinya bekerja sebagai pengurus rumah tangga di luar negeri. Ia setiap mengajak istrinya berhubungan selalu ditolak pasca istrinya kembali dan sang istri ternyata lebih memilih memberikan hadiah kepada suaminya jika diajak berhubungan, ternyata alat vital sang istri sudah hancur berantakan tidak seperti ketika awal pergi ke negara tujuan.

 

Beberapa minggu lalu, pekerja Indonesia meninggal ditembak di negara tetangga ditembak. Sungguh menyedihkan akibat ingin merubah nasibnya sehingga pergi merantau tetapi malahan meninggal ditembak. Sedih sekali melihatnya dan merasakan dada ini sakit sekali karena negara lain juga punya kedaulatan sehingga kita tidak bisa main kirim tentara atau memaksakan kehendak kita begitu saja walaupun tidak boleh menerima begitu saja ini sangat menyakitkan dan tidak bisa dibiarkan begitu saja jika bekerja keluar negeri hanya untuk mendapat musibah saja.

 

Semakin hilang nya harapan dari jalur politik dan hukum jika diperhatikan lebih seurius tidak sesederhana bahwa para pelakunya bukan orang bermoral tetapi bisa jadi akibat sistim yang menjebak akibat dibuat oleh tuntutan kebutuhannya.

 

Diluar keserakahan yang memang sangat berbahaya dan berdasarkan ucapan yang saat ini sangat nyata buktinya ( mencari uang haram saja susah apalagi cari uang halal) saat ini sudah terbuktikan ratusan kepala daerah dan pejabat publik yang dijerat korupsi tetapi persoalannya tetap belum selesai.

 

Oleh karenanya sudah saatnya mewujudkan indonesia yang sejahtera ini dan kesempatan ini jangan lagi digadaikan atau luput akibat kepentingan sesaat dan nafsu syahwat akibat keserakahan.

Jakarta 12 Mei 2012.

Semoga bermanfaat.

Agus Muldya Natakusumah

IndoSolution.

 

TKI SEBAGAI DUTA BANGSA (Bukan Barang Kodian)

TKI SEBAGAI DUTA BANGSA

( Bukan Barang Kodian )

 Disampaikan pada Seminar Nasional TKI

Sabtu 29 November 2008, Gedung Pasca Sarjana FT – UI Salemba Jakarta

 I.          Dasar Pemikiran.

TKI adalah Pahlawan Devisa

Pendapatan dari TKI No 2 setelah migas dan cenderung meningkat.

Peluangnya semakin tinggi tetapi masalah juga tetap ada

Pertanyaannya kenapa Perguruan Tinggi belum secara nyata terlibat langsung?

Dimana persoalannya dan bagaimana PT melaksanakan peranannya.

Un skill menjadi skill, leverage dan Branding TKI Indonesia.

Secara kemanusiaan lebih manusiawi, aman dan sejahtera.

 

II.         Perubahan Paradigma mendasar.

 

TKI adalah penghasil devisa kedua terbesar

Bagaimana sudah melakukan perbaikan rumah?. Kulkas & TV Baru?

Sudah punya motor baru?.

Itu semua akibat idiologie pasar yang memang sedang berkembang.

 

Tidakkah sebaiknya juga kita bertanya?.

 

Bagaimana kondisi mereka ketika bekerja dan bagaimana keluarga yg ditinggalkan?

Bagaimana supaya TKI bekerja disana sesuai harapan begitu juga yg ditinggalkan?

Kenyataannya daerah selatan jawa&beberapa daerah TKI memang menjadi lebih baik

Selain daerahnya terlihat bertenaga juga terpampang Western Union dimana mana.

Hanya apakah ini juga seiring dengan keberhasilan keluarga yang ditinggalkan?.

Pendidikan, Kepribadian, masa depan anak anaknya?

Kita belum 30 tahun dgn pengalaman ini secara luas?.

 

Jawaban yang diharapkan secara nyata kehidupannya memang semakin baik,  apakah itu para pekerja yang diluar negeri dan keluarga yang dikampung. Kualitas hidup dan nilai nilai kemanusiaan yang membuat budayanya semakin baik.

 

Disini peran universitas melakukan penelitian, kajian, pelatihan, karya ilmiah dan melakukan transformasi sosial serta membantu pemerintah merumuskan kebijakan kebijakannya. Mulai dari jakarta sampai ke Propnsi dan Kabupaten kota serta mulai dari kampung sampai tempat tujuan dan merasakan juga menyaksikan proses sejarah yang sedang berlangsung ini artinya disinilah diperlukan sinergynya. Disinilah diharapkan terjadinya perubahan paradigma dimana proses TKI ini bukan semata mata berbasis kepada market driven tetapi kita harus melihatnya sebagai peluang untuk memperbaiki kualitas kehidupan dan kemanusiaan sehingga pihak terkait memang harus terlibat langsung.

III.        Sukses tidak hanya di Negara Tujuan.

Apakah berangkat kenegara tujuan dengan bekal seadanya seperti keluar kampung?

Bahan apa yang dibawa selain peningkatan keterampilan?.

Adakah yang menunjukan bahwa Indonesia sebuah negara yg patut dibanggakan?

Bagaimana menampilkan Indonesia, Budayanya, Pariwisatanya, Kemanusiaannya?

Bisakah TKI kita menunjukan daerah asalnya?

Budayanya dan Yang Khas didaerahnya dalam sebuah “buku Saku”.

 

Kalaulah TKI sudah meningkat keterampilannya

Apakah ia tahu betul apa yang harus dilakukannya sehingga ia diterima baik

Apakah ia tahu juga apa yang tidak boleh dilakukannnya?

Apakah ia tahu juga apa yang mengancamnya dan bagaimana ia selamatkan diri?

 

Kelihatannya kita sudah memerlukan buku panduan atau sukses story TKI

Apakah hanya sekedar buku atau malahan sudah saatnya mewujudkan TKI sukses

Sukses artinya berhasil di tempat tujuan dan keluarga di kampung juga sukses.

 

  1. IV.          Perluasan daerah tujuan dan jenis serta tingkatan pekerjaan bagi TKI

 

  1. a.      Kanada

Untuk pertama kalinya Indonesia menembus pasar tenaga kerja baru Kanada yang dikenal memiliki persyaratan penerimaan tenaga kerja yang ketat.

Hal ini dilakukan oleh salah satu perusahaan pelaksana penempatan tenaga kerja Indonesia swasta (PPTKIS) atau yang lebih dikenal sebagai PJTKI, yakni PT Yonasindo Intra Pratama (YIP) yang akan mengirim 15 tenaga kerja untuk bekerja di sektor restoran di Kanada.
Selama ini, Kanada membuka peluang kerja yang seluas-luasnya bagi tenaga kerja Indonesia, terutama perawat. Walaupun bersifat ketat, sebenarnya kebijakan keimigrasian dan ketenagakerjaan asing Kanada bersifat terbuka.

“Kami merupakan mitra pemerintah dalam menjembatani para pekerja tersebut untuk berangkat ke luar negeri,” ujar Training and Local Marketing YIP Edi Hardono, di sela konferensi pers di Hotel Le Meredien, Jakarta, Selasa (25/11/2008).

  1. b.      Kuwait

BNP2TKI Diminta Siapkan 12.000 Perawat ke Kuwait (Kuwait City, BNP2TKI) Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) diminta asosiasi perusahaan perekrutan tenaga kerja di Kuwait untuk menyiapkan 12 ribu perawat untuk dikirimkan ke negara itu.

“Ini kerja besar untuk tahun 2009 yang harus dipenuhi,” kata Kepala BNP2TKI Moh Jumhur Hidayat seusai bertemu Direktur Eksekutif Ashkanani Corporate Fadel Mohammed Al Sharaf di Kuwait City, Kuwait, Senin (24/11).

Dari 2.418.387 orang di Kuwait (data sensus tahun 2006) hanya 880.774 orang yang merupakan penduduk asli Kuwait, sedangkan 1.537.613 jiwa merupakan warga pendatang yang merupakan pekerja asing dari berbagai negara seperti India, Bangladesh, Srilangka, Turki, Indonesia, Filipina, dan Mesir.

  1. c.       Bagaimana dengan negara tujuannya?
    1. Pemetik anggur musiman di Australia bagi daerah NTB dan NTT.
    2. Profesional di Negara Negara afrika.
    3. Mengisi pekerjaan dinegara sekitar akibat penurunan daya belinya.
    4. Supir taksi dan angkutan truck diberbagai Negara timur tengah.
    5. Pekerja Properti di Timur Tengah.
    6. Mengisi pasar tenaga kerja di USA dan Canada.
    7. Mengisi Pasar tenaga kerja di Skandinavia.
  2. Kirim TKI dengan Brand Image Tenaga Kodian hampir pasti akan menjatuhkan standard dan kesejahteraan TKI nya, Dari data data yang ada terbaca bahwa TKI tersebut hanya terbagi seakan akan hanya ada 2 kelompok yaitu TKI formal dan TKI Non Formal. Padahal pada kenyataannya banyak sekali sector yang  TKI sudah sangat professional. Mulai sector teknologie informasi, keuangan, Perhotelan, pelayaran sampai kapten kapal, perminyakan dan gas dan gas dan lainnya

 

V.        Emergency Response Prosedur.

Semua proses & prosedur terhadap pertolongan kepada TKI sudah ada, kenapa bertanya lagi?

  1. Jika TKI yang terkena kasus hukum terdengar ada bantuan Hukum
  2. Jika ada TKI yang mengadu maka terdengar ada usaha perbaikan proses

Bagaimana jika ada TKI yang terancam apakah langsung ada pertolongan?

Berapa lama responsenya datang?

Pertolongan apa yang bisa didapatkan?

Siapa yang melakukan Pertolongan?

Apakah TKI nya sudah tahu melaksanakan prosedurnya?

Berapa banyak yang sudah ditolong dengan proses ERP ini?.

Jika belum ada ,Apakah dimasa depan Konjen konjen juga sebaiknya punya tugas ini?.

Adapun Persoalan yang kelihatan Sbb:

a)    Kedutaan Besar Republik Indonesia Berhasil memperjuangkan 217000 tenaga kerja yang semula illegal di Malaysia menjadi legal. Kedubes RI tahu persis bahwa Malaysia membutuh tenaga kerja Indonesia. Demikian Dubes Indonesia untuk Malaysia Dai Bachtiar dlm telecofrence FGD yang diselenggarakan LCKI selasa 25 Nov 2008. Dijelaskan juga bahwa saat ini ada 600.000 s/d 800.000 TKI illegal di Malaysia. (Kompas 26 Nov hal 22)

b)    Trafficking , Taman Sari Pusat Transit ke Malaysia. Ketua satuan tugas (Satgas) Perlindungan anak pengurus pusat ikatan dokter anak (PPIDAI) Rachmat Santika , selasa 25 Nov 2008, menjelaskan bahwa para perempuan dan anak yang diperdagangkan untuk diekploitasi seksual itu menjalani pelatihan dipusat hiburan malam disekitar Taman sari Jakarta Barat. Pelatihan untuk trafficking ini berlangsung paling tidak 3 bulan. (Kompas 26 Nov hal 22)

c)    TKI Illegal, Selasa 25 Nov 2008, Aparat Kepolisian Cibinong JaBar menangkap F (38) , F diduga dengan kawannya telah menyekap 17 Perempuan dan 4 laki laki. Hasil penyidikan sementara mereka akan dikirim sebagai TKI illegal ke Malaysia atau Jepang.

d)    Dari data Depnaker terlihat bahwa keberangkatan TKI keluar negeri pada tahun 2007 adalah paling tinggi 696.746 org dan dalam 4 tahun pada tahun 2007 ini yang paling tinggi, hanya berdasarkan berbagai informasi Jumlah TJI di Berbagai negara 6 s/d 8 juta. Dimanakah mereka dan bekerja dalam bidang apa? . disinilah peran Universitas universitas supaya TKI tersebut mendapatkan civic sehingga mencintai negaranya atau lebih mempercayai Negara dan paling tidak jika ada masalah , persoalannya menjadi jelas dan bisa diselesaikan.

e)    Jika kita menelusuri informasi tentang TKI maka infrmasi yang muncul adalah informasi tentang masalah dan kasus tidak banyak terinformasikan tentang keberhasilan TKI, Padahal kalau TKI tidak berhasil kenapa kok jumlah yang TKI yang pergi setiap tahunya semakin meningkat?. Pada TKI yang berketerampilan hampir tidak ada berita yang menyayat dan tragis seperti TKI yang bekerja disektor non formal, apakah soalnya semata keterampilan dan kemampuan adaptasi SDMnya serta perhargaan dari pengguna kepada TKI nya?.

f)     Himbauan kondisi Bahaya, Demontrasi besar besaran menuntut mundur PM Somchai Wongsawat hingga massa menduduki Bandara International Suvarnabhumi, kondisi WNI di Bangkok masih aman di himbau untuk waspada. KBRI tetap memantau ,ujar juru bicara KBRI ketika dihubungi detik.com Rabu 26/11/2008. “tapi biasanya kalau ada masalah mereka melaporkan ke KBRI. Tidak dilaporkan adanya masalah terkait dengan WNI.

g)    Dua TKW asal Kab Kediri yang bekerja di Singapura dan Malaysia ditemukan tewas gantung diri. Salah satu korban diduga nekat mengakhiri hidupnya karena tidak tahan menerima siksaan phisik dari majikannya (Kamis 7/2/2008 okezone.com)

h)   Pemerintah Indonesia mengeluhkan lambatnya penanganan hukum bagi TKI bermasalah di Malaysia. Hingga akhir tahun 2007 masih 19 kasus yang menimpa TKI belum selesai disidangkan, atau bahkan masih nyantol dikepolisian. Sebagian besar kasus kasus itu berupa penyiksaan, pemerkosaan, dan gaji tidak dibayar. Kuasa usaha KBRI, kuala Lumpur Tatang Razak mengaku berkali kali mengirim surat ke Polisi, Ke kejaksaan atau kementrian luar negeri untuk meminta kepastian HUKUM atas kasus kasus yang menimpa TKI” kalau sudah urusan HUKUM disini ya wasalam “ keluhnya ketika dihubungi kemarin (Rabu 26 Desember 2007, www.dumaipos.com)

  1. VI.  Forsight masa depan TKI dan bagi lapangan kerja

  di Indonesia.

Saat ini Pengiriman TKI lah yang menjadi Fokus walaupun semakin hari terlihat bahwa semakin banyak yang akan mengiringinya.

  1. Semakin banyak TKI disebuah tempat Tempe dan Indomie juga ikutan
  2. Bagimana dengan Gudeg, warung Tegal, masakan Sunda dan Masakan Padang? akankah fakta fakta ini menjadikan masakan Indonesia lebih diminati.
  3. Bagaimana dengan Perbankan Indonesia, apakah PNPM juga akan ikut Program ini sehingga tidak lagi western union yang ada tetapi juga Bank Bank Indonesia?
  4. Bagaimana dunia telekomunikasi Indonesia akankah ikut meringankan rasa kangen dengan tarif terjangkau?
  5. Bagaimana Maskapai penerbangan Indonesia apakah sudah lebih mempersiapkan diri dalam mendampingin TKI yang akan Pergi ke daerah tujuan begitu juga kembali?.
  6. Akankah Batik Indonesia ikut menjadi pakaian semi resmi diberbagai Negara?.
  7. Akankah meningkatnya kepercayaan dunia terhadap bangsa Indonesia?.

Semua perjalanan dan pengalaman di luar bergaul dengan bangsa bangsa pada akhirnya akan berpengaruh terhadap relasi yang semakin meluas dan tumbuhnya kepercayaan dari berbagai bangsa kepada bangsa Indonesia. Pertanyaannya bagaimanakah kita sebagai sebuah bangsa mampu mendatangkan pekerjaan dari berbangsa itu untuk dikerjakan di Indonesia dengan berbagai perkembangan teknologie yang ada sekarang ini?.

Bagaimana dengan perkembang ini, apakah bangsa Indonesia bisa mampu menarik kedatangan berbagai bangsa untuk tiba melihat dan bersentuhan dengan Indonesia secara langsung.

  1. Apakah pariwisata Indonesia bisa menjadi daya tarik yang kuat?
  2. Apakah Fenomena Bangalore bisa terjadi di Indonesia?
  3. Apakah dengan berdiasporanya orang Indonesia bisa menarik Investasi ke Indonesia?

Perjalanan TKI ke berbagai Negara tidak bisa dikatakan hanya punya pengaruh terhadap pendapatan yang dihasilkan tetapi juga terhadap cara pandang dunia terhadap Indonesia dan ini adalah peluang yang sangat besar jika kita mampu menatanya secara tepat guna.

VII.      TKI sebagai kapal Dagang Indonesia.

Setelah Republik Indonesia merdeka dan Presiden Soekarno berpidato di Sidang Umum PBB maka tidak lama setelahnya puluhan Negara di Asia dan Afrika mengikuti kemerdekaan yang dilakukan Indonesia,. Dunia menghadapi tatanan dunia baru.

Ketika Pemerintahan 30 tahunan Orde baru maka berdirilah Asean dan sebagai cikal bakal Negara Negara kawasan Asia Tenggara untuk melakukan berbagai kerjasama dan pada akhirnya juga merubah relasi dunia setelah perang dingin berakhir, begitu juga ketika Indonesia melakukan reformasi dan Demokratisasi pada tahun 1998 setelahnya diikuti beberapa Negara juga mengikuti jejak Demokratisasi.

70% pelayaran energy di dunia melewati daerah Indonesia. Indonesia punya 3 selat yang bisa seperti Terusan Panama dan terusan Suez, yaitu Selat Malaka, Selat Sunda dan Selat Lombok. Apalagi ketika melihat ke masa lalu di wilayah Nusantara ini ada Sriwijaya dan Majapahit yang punya sejarah berhubungan dengan berbagai bangsa dibelahan dunia, termasuk juga pelaut Bugis yang terkenal dimana mana. Ilustrasi ini menggambarkan bahwa Indonesia telah terbiasa punya relasi di tempat tempat yang jauh dan berbagai bangsa pada dasarnya telah berhubungan serta bekerja sama dengan bangsa bangsa yang ditinggal di Nusantara ini.

Dengan pertimbangan sejarah dan menciptakan posisi yang strategis dimasa depan maka bagaimana jika kesadaran bahwa semua TKI yang berangkat dari Indonesia ke Negara tujuan adalah berperilaku seperti “Kapal dagang Indonesia”.

Kapal dagang Indonesia yang dimaksud adalah semangat mendapatkan Tanjung harapan dan kembali dengan mengembangkan daerah asalnya. Ketika di Negara tujuan juga diharapkan ketika keterampilan sudah berkembang dan jaringan kerja sudah semakin luas akan lebih baik mendorong yang ada di Indonesia dimasyarakatkan di daerah tujuan dan yang baik di Daerah tujuan sangat mungkin ditanamkan di daerah asal.

Proses Imbal balik ini diharapkan akan menumbuhkembangkan kebaikan baik didaerah tujuan dan di daerah asal.Sampai tahun 2007 diperkirakan TKI yang berada di luar  negeri adalah 8 juta jiwa dengan perkembangan :

VIII.    Kesimpulan Dan Rekomendasi:

Kesimpulan

  1. Kesan TKI sebagai penghasil Devisa jauh lebih kuat dibandingkan dengan Duta bangsa yang membawa Nama bangsa dan harus dilindungi.
  2. Keberhasilan TKI masih banyak yang tidak terekpose malahan kasusnya permasalahnnya lebih banyak diinformasikan dan dengan fakta itu juga masih memperihatinkan.
  3. Kesan menggunakan hasil kerja kepada kebutuhan jangka pendek lebih terasa   (konsumtif) dibandingkan dengan pemenuhan kebutuhan investasi keluarganya pada jangka panjang.
  4. Universitas universitas terasa masih belum menggeluti realitas social ini dengan berbagai kajian, penelitian dan tawaran transformasi sosialnya termasuk mensinergikan lab dan lembaga penelitiannya.
  5. Kesan kuat menjual TKI sebagai tenaga kodian lebih kuat dibandingkan dengan menempatkan tenaga ahli asal Indonesia sehingga sangat mungkin posisi tawar TKI dan Branding perlu diperbaiki.
  6. Penanganan TKI terkena kasus sudah semakin bisa dilihat hanya masih tetap terlihat kendala yang tidak mudah diselesaikan dan hal ini perlu menjadi perhatian pemerintahan secara menyeluruh. ERP ( hanya pada kondisi sangat khusus)
  7. Semakin tahun pengiriman TKI ini bisa jadi akan semakin menjadi sebuah kegiatan rutin bagi keluarga keluarga di Indonesia dan bisa jadi merupakan potensi besar bagi anak anak muda dalam mewujudkan cita citanya.

Rekomendasi

  1. Paradigma TKI sebagai penghasil devisa kedua terbesar atau pahlawan devisa sebaiknya disempurnakan menjadi sebuah sebutan penghargaan yang lebih membangkitkan kejuangan dan kemanusiaan serta memotivasi pelakunya.
  2. Perlakuan dan pelayanan kepada TKI kalaupun sudah berusaha terus ditingkatkan tetapi jangan pernah berhenti karena setiap saat terus terjadi perubahan.
  3. Universitas universitas didaerah manapun yang TKI nya berjumlah besar sebaiknya tidak hanya sebagai komentator atau malahan ketinggalan kereta tetapi segera melaksanakan Tri Darma Perguruan tingginya.
  4. 4.    Meningkatkan Kemampuan monitoting, motivasi dan advokasi dengan menggunakan teknologie komunikasi.

a)    Dengan memanfaatkan teknologi komunikasi maka memonitoring kepergian TKI melalui kantor kepala Desa atau Dinas Tenaga kerja didaerah di Kombinasikan dengan datangnya kiriman Westren Union melalui kantor Pos setempat dapat dijadikan indikasi keaktifan Tenaga kerja Indonesia di luar negeri.

b)    Dengan perkembangan dunia serta strategi pengembangan tenaga kerja di luar negeri maka bukan tidak mungkin pada setiap Konjen atau kedutaan besar Indonesia di wajibkan mempunyai data dan laporan perkembangan tenaga kerja Indonesia yang berada pada wilayah tanggung jawabnya.

  1. Menjaga dan Membangkitkan martabat

a)    Pergerakan Tenaga kerja saat ini Tidak dapat dipandang sebagai sebuah emergency exit atau penghasilan negara yang recehan lagi.

b)    Tenaga kerja indoensia yang bekerja di luar negeri akan semakin menujukan peranannya secara nyata dan strategis didalam perkembangan kehidupan bangsa Indonesia

  1. Solusi langsung kepada TKI:

a)        Solusi bagi kesulitan keuangan

b)        Bekal yang berguna dan menaikan martabat

c)        TKI dikenalkan kepada budaya negara tujuan sebelum berangkat

d)        TKI diberi seragam sebagai bentuk penghargaan dan perlindungan

  1. Tenaga kerja Indonesia harus mulai berjejaring dan percaya kepada bangsanya sendiri

a)    Sebuah bangunan besar dan tinggi tidak akan pernah terjadi ketika tidak ada penompangnya oleh karenanya sebaiknya dikembangkan tidak lagi tergantung realitas yang berkembang.

b)    Dengan konsep ini maka diharapkan keunggulan bangsa Indonesia karena kemampuan adaptif, menyelesaikan krisis dan ketabahan juga kesabarannya bisa menjadi keunggulannya setelah soal soal profesionalisme dan keterampilannya juga teruji.

  1. Tenaga Kerja Indonesia harus mudah mendapatkan akses informasi kebutuhan tenaga dan kejelasan kemampuan pengurusan sampai dengan keberangkatan

a)    Sebaiknya secara bertahap informasi tentang kesempatan kerja ini supaya lebih mudah diakses oleh para murid sekolah kejuruan dan mahasiswa ataupun masyarakat umum

b)    Adanya informasi yang transparant mengenai proses dan biaya pengurusan tenaga kerja keluar negeri, Negara dimana TKI berada, jenis lapangan kerjanya, dan kemungkinan komunikasi langsung dengan Konsulat konsulat Jenderal pada daerah daerah tujuan melalui teknologie komunikasi.

  1. Adanya Program yang lebih menjamin TKI sukses ditempat tujuan dan di tempat yang ditinggalkan.

10. Adanya Persiapan dan kemampuan melaksanakan Emergency Responses ketika terjadi sesuatu terhadap TKI.

11. Semoga semangat mengirimkan TKI dengan semangat melayarkan Kapal Dagang Indonesia menjadi sebuah kenyataan karena sebenarnya saat secara tidak sadar juga sedang berubah bahwa Indonesia tidak lagi mengirim kan TKI nya secara kodian tetapi lebih terarah, terkoordinir, berketrampilan dan secara bertahap mengarah kepada tenaga professional dan keahlian khusus.

12. Sudah saatnya semakin di ekpos sukses story dari TKI TKI yang berhasil sehingga bisa memberikan pelajaran semangat dan persiapan yang matang bagi yang akan memilih menjadi TKI diberbagai Negara. (apakah ini oleh Depnaker, Media massa dan institusi lainnya termasuk Universitas)

IX.       Penutup

  1. Posisi strategis Departemen Tenaga kerja dan Transmigrasi dalam konteks ketenagakerjaan Indonesia untuk menembus pasar tenaga kerja international sangat dibutuhkan dan dalam menghadapi perkembangan kedepan kelihatannya synergy dengan Pemda dan PemKab /Pemkot serta Departemen Luar negeri serta di Bantu Departemen keuangan dan menjadi pokok bahasan di Bapenas setiap tahunnya bukan lagi merupakan sebuah keanehan.
  2. Posisi Pengiriman TKI keluar negeri sama dengan menggerakan ekonomi daerah dan menjaga integrasi bangsa dengan strategi melakukan transmigrasi
  3. Dalam konteks sebagai salah satu narasumber kami  melakukannya dari sudut pandang basis pengalaman, study dan persentuhan dengan pengiriman TKI serta Memandang begitu strategisnya sektor ketenaga kerjaan ini
  4. Besar harapan kami paparan ini bisa menjadi kenyataan demi kebaikan para tenaga kerja Indonesia dan juga membuat Indonesia punya posisi tawar yang meningkat didalam dunia ketenagaan kerjaan diberbagai negara serta terbukanya lapangan perkerjaan diberbagai negara bagi tenaga kerja asal Indonesia

Layaknya seperti ikan gembung asin yang disusun didalam keranjang, begitulah nasib para calon Tenaga kerja Indonesia (TKI) yang ditampung di dua rumah toko komplek T No 2321 Batam. Sebanyak 254 orang calon TKI yang dijanjikan diperkerjakan di Malaysia dan Singapura menempati ruangan dilantai dua dan tiga ruko.

Hanya dengan tikar plastik dan koran bekas , para calon tenaga kerja ini duduk dan tidur berdempet dempetan setiap hari. Pada waktu makanpun mereka harus berdesak desakan mengambil jatah makan yang disiapkan perusahaan pagi, siang dan malam. Sekilas mereka seperti pengungsi saja.  Untuk kekamar mandi harus antre panjang, bahkan tak jarang diantara mereka terpaksa berhari hari menahan buang hajat sebab kamar mandi hanya satu dalam satu lantai ruko.

Apalagi udara yang masuk kedalam ruangan sangat terbatas karena setiap dinding kaca diberi jeruji besi. Semua hal itu diabaikan para calon perempuan buruh migran yang berasal dari berbagai propinsi, Jatim, Jateng, Jabar, sumatera dan lampung. Mereka tak mempermasalahkan, apakah tempat penampungannya layak atau tidak. Bagi mereka yang penting cepat memperoleh pekerjaan  dengan gaji besar di negeri jiran. Kenyataannya impian dan harapan calon TKI untuk segera mendapatkan kerja hanya angan angan belaka. ( 9 juli 2001 kompas.com).

Semoga hal ini tidak menjadi kenyataan lagi dimasa depan.

Demikian semoga bermanfaat.

Agus Muldya Natakusumah.

IndoSolution

Wakil Ketua ILUNI -  FTUI

Duka Mendalam Awal Mei 2012

Tidak ada yang menyangka bahwa penerbangan Sukhoi super jet 100 dari Halim Pedanakusumah itu akan berakhir dengan tragedy yang menggetirkan. Semuanya diawali dengan optimisme dan kebanggan sertaseperti tidak pernah aka nada resiko, sekarang hanya duka mendalam keluarga korban musibah yang nyata terasa dan terlihat. Semoga Yang Berpulang diampuni dan yang keluarga nya diberikan ketabahan dan kesabaran. Continue reading

Konflik Besar Akibat Pertambangan Akan Pecah Jika Dibiarkan Berlanjut !

Dalam Seminar KNPI, 25 April 2012, Pak Menko Kesra Agung laksono mengatakan bahwa menurut pak Jerro wacik bahwa Permen esdm no 7 2012 itu hanya bertujuan bahwa agar lingkungan tidak rusak dan Indonesia mendapatkan nilai tambah dari pengolahan mineral tersebut. Semoga ada transfer teknologie, dibuka pabrik masyarakat ikut kerja dan sejahtera dan masyarakat juga menjadi maju. Dengan niat seperti ini tentu sangat bagus dan ini adalah cara meningkatkan nasionalisme juga. Persoalannya bagaimana dengan harga smelter yang diperkirakan trilunan atau ratusan milliard mendekati triliun?.. Continue reading

Pesan Perjuangan dari seorang Prof. Widjajono Partowidagdo demi Kedaulatan, Kemandirian dan Ketahanan Energi Republik Indonesia

“Indonesia merupakan negara yang lucu. Pasalnya, Indonesia memiliki sumber energi murah yaitu batubara, tetapi justru batubara tersebut malah diekspor. Sedangkan Indonesia memilih impor Bahan Bakar Minyak (BBM) yang harganya lebih mahal. “Indonesia negara lucu, ekspor yang murah, tapi impor yang mahal. Orang yang gak kaya minyak tapi pakai yang mahal. Orang miskin kalau pakai yang mahal maka akan susah hidupnya,” tegas Widjajono saat ditemui di Ballroom Hotel Kempinski Jakarta, Jumat (30/3/2012). Continue reading

Ketika Dahlan Iskan Mengamuk

Selasa pagi ini, ada kejutan yang cukup memusingkan bagi operator tol Jasa Marga, ketika sejumlah media dan pesan berantai di blackberry messenger  menuliskan judul  besar-besar “Dahlan Iskan ngamuk di pintu tol”. Alasannya, ketika Menteri BUMN itu melewati pintu Tol Semanggi sekitar pukul 06.10 WIB, menuju rapat di kantor Garuda, terjadi antrian sepanjang 30 mobil disana. Continue reading

Lion Air Sedang Bunuh diri ?

Hari sabtu tanggal 10 maret 2012, saya akan menumpang lion air ke yogya dan sudah pada antrian untuk check ini. Pada saat saya sampai di counter check in nya maklum panjang ngantrinya waktu menunjukan jam 7.00 artinya kalau normal saya masih punya waktu 35 menit lagi dan panggilan agar penumpang ke yogya agar segera menaiki pesawat masih terdengar. Continue reading